SOLAT JENAZAH

SOLAT JENAZAH

Berikut ini adalah tentang cara solat jenazah. Bagi yang ingin belajar silahkan membacanya!

“SHOLATLAH KAMU SEBELUM KAMU DISHOLATKAN”.

Sejak belakangan ini banyak saudara dan kenalan rapat yang meninggal dunia termasuk bapak mertuaku yang kembali kerahmatullah baru-baru ini. Insya-Allah, mereka yang pergi itu yang baik-baik akhlaknya. Sewaktu menziarahi jenazah seorang teman yang meninggal bulan lalu di Teluk Intan,  secara tiba-tiba timbul pertanyaan di hatiku, kenapa orang baik mati cepat? Walaupun aneh kedengarannya, tetapi soalan itu mengganggu juga tanpa dapat ditahan-tahan.

“Kenapa orang baik mati cepat?” tiba-tiba soalan yang sama dilontarkan oleh seorang teman lain yang sama-sama menziarahi Allahyarham. Aku terkejut.

“Kenapa? Orang jahat mati lambat?” balas aku. Dia tersenyum.

“Dalam pengalaman, ramai orang baik mati cepat. Lihat teman kita ini baru berumur 45 tahun sudah dijemput pulang.”

Aku termenung mencari makna dan kata-kata. Aku yang “lebih tua” ini belum mati. Mungkin aku tidak sebaik dia. Mungkin Allah SWT memberi keinsafan kepada aku supaya banyak bertaubat supaya tidak lupa suatu hari sampai masa dan ketika giliran aku kesana. Tapi aku tak bersedia lagi. Anak-anak belum habis belajar, amal jariah masih kurang. Semoga Allah SWT memanjangkan umur ku supaya dapat memperbanyak ibadah dan berbuat kebaikan dan menolong orang lain yang memerlukan.

Hari ini aku solat jenazah temanku. Pasti suatu hari nanti aku disolatkan oleh orang lain pula. Ingat kata-kata ini “Solatlah kamu sebelum kamu disolatkan”. Marilah kita belajar cara-cara solat jenazah.

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan kita harus bersedia menghadapinya karena ia merupakan titik permulaan kepada kehidupan yang kekal abadi menuju hari akhirat. Hanya mukmin yang dipanggil menghadap Tuhannya dengan hati bersih memperolehi kejayaan.

Mengurus jenazah merupakan masalah yang tidak boleh kita sepelekan begitu saja.Hukumnya merupakan fardhu kifayah ke atas umat Islam. Dengan adanya sebagian umat Islam yang mengetahuinya selesailah tanggungjawab itu.

Namun dalam keadaan sekarang ini, kesadaran di kalangan generasi muda untuk melaksanakan tanggungjawab ini amat kecil sekali. Banyak dari generasi muda yang tidak tahu cara-cara mengurus jenazah dan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada generasi yang lebih tua dari mereka untuk melaksanakannya. Bayangkanlah suatu hari nanti ayah atau ibu kita meninggal dunia. Apakah kita akan membiarkan orang lain yang mengurusnya sedangkan diri kita hanya melihat tanpa sebarang ilmu. Orang lain solat jenazah ibubapa kita sedangkan kita hanya ikut-ikut pergerakan mereka tanpa tahu apa-apa berkenaan solat jenazah.

Perlu diingat di samping kita mengurus jenazah, dapat menjadi pelajaran kepada kita yang masih hidup untuk bersedia menuruti jejaknya suatu hari nanti.

Dengan adanya panduan-panduan ini diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada para pengunjung jika berlaku sesuatu kematian agar dapat membantu menguruskannya. Marilah kita memahami kehendak fardhu kifayah ini, semoga dapat menjadi penyambung kesempurnaan dalam pengamalan syariat agama kita.

PANDUAN SOLAT JENAZAH   

Dalam mengerjakan solat jenazah, yang paling utama ialah dikerjakan secara berjamaah dan harus dijadikan tiga saf (barisan) sekurang-kurangnya setiap satu saf dua orang.

Bagi orang perempuan diperbolehkan mengikuti berjamaah bersama-sama dengan orang laki-laki atau boleh mendirikan solat ke depan jenazah setalah disolatkan oleh orang laki-laki.

Adapun hukum solat jenazah ini adalah Fardhu Kifayah seperti hal menguruskannya.

1. Cara mengerjakan Solat Jenazah.

Bagi jenazah laki-laki, Imam yang akan mendirikan solat ke depan hendaklah berdiri searah dengan kepala jenazah itu.

Bagi jenazah perempuan, Imam hendaklah berdiri searah dengan lambung atau bagian tengah jenazah itu.

Tentang tempat untuk mengerjakan solat jenazah, diperbolehkan di dalam masjid, di mushola atau di tempat lainnya yang memungkinkan solat berjamaah dengan syarat tempatnya itu luas dan bersih.

2. Rukun Solat Jenazah.

Solat jenazah berbeda dengan solat-solat yang lain karena cara mengerjakannya hanya dengan berdiri dan takbir empat kali tanpa rukuk dan sujud, juga tidak perlu azan dan iqamat. Adapun rukunnya ada empat :

i. Niat mendirikan solat jenazah yang dimaksudkan

ii. Berdiri bagi yang sanggup.

iii. Bertakbir empat kali.

iv. Salam

3. Lafaz niat solat jenazah:

a.  Lafaz niat solat jenazah laki-laki dewasa :


(aku niat solat ke atas mayat ini empat kali takbir Imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

b. Lafaz niat untuk jenazah perempuan dewasa:


(aku niat solat ke atas perempuan ini empat kali takbir imaman/makmuman karena allah Ta’ala)

c. Lafaz niat untuk jenazah anak laki-laki:

(aku niat solat ke atas mayat anak laki-laki ini empat kali takbir imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

d. Lafaz niat untuk jenazah anak perempuan:

(aku niat solat ke atas mayat anak perempuan ini empat kali takbir imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

e. Lafaz niat untuk jenazah laki-laki (ghaib):


(aku niat solat ke atas mayat laki-laki si anu yang ghaib ini empat kali takbir imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

f. Lafaz niat untuk jenazah perempuan (ghaib):


(aku niat solat ke atas mayat perempuan si anu yang ghaib ini empat kali takbir imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

f. Lafaz niat untuk jenazah ramai:


(aku niat solat ke atas semua mayat ini empat kali takbir imaman/makmuman karena Allah Ta’ala)

Bacaan dan Doa dalam Solat Jenazah.

Setelah Takbir Pertama membaca : Al-Fatihah
Setelah Takbir Kedua membaca : Solawat Ibrahimiah:

Setelah Takbir Ketiga membaca: Doa:

Jika jenazah anak-anak membaca doa ini:

Setelah Takbir yang Keempat membaca doa ini:

Selanjutnya yang terakhir adalah memberi salam dan palingkan ke kanan dan ke kiri dengan membaca Surah Al-Ikhlas 7 x.

Demikianlah cara melaksanakan dan doa solat jenazah. Semoga bermanfaat!
Wasallam.

Leave your comment here: