HADITS HADITS NABI SAW BAGI CALON PENDUDUK SURGA

HADITS HADITS NABI SAW BAGI CALON PENDUDUK SURGA

 AAAA Karya syaikh Sholeh Muhammad ba Salamah Mudirul ma’had DARUSSALAM  Brebes Jawa Tengah

                        Sebagaimana banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang Allah menerangkan apa yang dipersiapkan bagi calon-calon penduduk surga begitu juga banyak hadist-hadist Rasulullah SAW yang menerangkan keni’matan dan keindahan serta keistimewaan surga di antaranya.

 

PERTAMA

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ أَوَّلَ زُمْرَةٍ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ عَلىٰ صُوْرَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلىٰ صُوْرَة ِرَجُلٍ وَاحِدٍ عَلىٰ صُوْرَةِ أَبِيْهِمْ آدَمَ سِتُّونْ ذِرَاعًا فِى السَّمَاءِ ، لاَ يَبُوْلُوْنَ وَلاَ يَتَغَوَّطُوْنََ وَلاَ يُبْصَقُوْنَ فِيْهَا وَلاَ يَمْتَخِطُوْنَ، آنِيَتُهُمْ فِيْهَا الذَّهَبُ وَأَمْشَاطُهُمْ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَمَحَارِمُهُمْ الأُلُوَّةُ وَرَشْحُهُمْ المِسْكُ وَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ زَوْجَتَانِ يُرَى مُخُّ سُوْقِهِمَا مِنْ وَرَاءِ اللَّحْمِ مِنَ الْحُسْنِ لاَ اخْتِلاَفَ بَيْنَهُمْ وَلاَ تَبَاغُضَ قُلُوْبُهُمْ قَلْبُ رَجُلٍ وَاحِدٍ يُسَبِّحُوْنَ اللهَ بُكْرَةً وَعَشِيًّا.(رواه البخارى ومسلم).

Artinya : Dari shohabat Abu Hurairah RA Berkata : Bersabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya rombongan yang pertama kali masuk surga seperti bulan purnama wajah mereka sama mirip dengan satu orang yaitu bapak meraka Nabi Adam dengan tingginya meraka 60 dziro’, di dalam surga meraka tidak kencing, berak, meludah dan juga tidak membuang ingus, di dalam surga wadah-wadah meraka terbuat dari emas, sisir-sisir meraka terbuat dari emas dan perak, tempat pedupaan mereka dari kayu uluwwah, keringat mereka misik, masing-masing meraka mempunyai dua istri yang sumsum betisnya terlihat dari balik daging karena cantik, tidak ada pertikaian dan permusuhan di antara mereka, hati mereka seperti hati satu orang. Mereka membaca tasbih kepada Allah setiap pagi dan sore (HR. Bukhori Muslim)

KEDUA

عَنْ أَبِى سَعِيْدٍ الْخُذْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ لَيَتَرَاءَوْنَ أَهْلَ الْغُرَفِ مِنْ فَوْقِهِمْ كَمَا يَتَرَاءَوْنَ الْكَوْكَبَ الدُّرِّيَّ لِتَفَاضُلِ مَا بَيْنَهُمْ قَالُوْا : يَارَسُولَ اللهِ تِِلْكَ مَنَازِلُ الأَنْبِيَآءِ لاَ يَبْلُغُهَا غَيْرُهُمْ ؟ قَالَ: بَلىٰ وَالَّذِى نَفْسِيْ بِيَدِهِ رِجَالٌ آمَنُوْا وَصَدَّقُوا الْمُرْسَلِيْنَ. (رواه البخارى ومسلم)

Artinya: Diriwayatkan dari sohabat Abi Sa’id Al Khudry RA bahwasannya Rasulullah SAW bersabada: “Sesungguhnya penduduk surga itu melihat ahlulghuraf yang berada di atas mereka sebagaimana kalian melihat bintang yang berkilau seperti mutiara, karena selisih jarak di antara mereka, sohabat bertanya: “wahai Rasulullah itu adalah tempat tinggal para Nabi sehingga orang lain tidak mungkin bisa mencapainya? Rasulullah menjawab: betul, demi Allah yang jiwa ragaku ada dalam kekuasaannya (yang bisa sampai orang-orang yang beriman dan membenarkan para utusan). (HR. Bukhori Muslim)

KETIGA

عَنْ أَبِى مُوسٰى الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ لِلْمُؤْمِنِ فِى الْجَنَّةِ لَخِيْمَةً مِنْ لُؤْلُؤَةٍ وَاحِدَةٍ مُجَوَّفَةٍ طُوْلُهَا فِى السَّمَاءِ سِتُّوْنَ مَيْلاً لِلْمُؤْمِنِ فِيْهَا أَهْلُوْنَ يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ فَلاَ يَرَى بَعْضُهُمْ بَعْضًا.

                                                       (رواه البخارى ومسلم)

Artinya : Diriwayatkan dari sohabat Abi Musa Al ‘Asy’ary RA dari Rasulullah SAW beliau berkata: sesungguhnya di dalam surga orang mu’min mempunyai satu kemah besar yang terbuat dari mutiara satu yang berlobang tingginya ke atas sampai 60 mil, karena di dalam surga satu orang mu’min mempunyai istri yang banyak yang harus di gilir sehingga sebagian mereka tidak melihat yang lain. (HR. Bukhu Muslim).

KEEMPAT

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ T: إِنَّ فِى الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيْرُ الرَّاكِبُ فِى ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لاَ يَقْطَعُهَا، وَإِنْ شِئْتُمْ فَاقْرَءُوْا :

وَظِلٍّ مَمْدُودٍ

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ

(رواه البخاري)

Artinya: Diriwayatkan dari sohabat Anas bin Malik RA beliau berkata: Bersabda Rasulullah SAW: Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon yang lebar bayangannya tidak selesai ditempuh oleh orang yang naik kuda selama 100 Th. Apabila kalian mau bacalah:

وَظِلٍّ مَمْدُودٍ

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ

“Dan naungan yang terbentang luas (30) Dan air yang tercurah (31)” (QS.Al-Waqi’ah : 30-31).

(HR. Bukhori)

KELIMA

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قال: قَالَ رَسُولُ اللهِ T: يَقُوْلُ اللهَ تَعَالٰى أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِيْنَ مَا لاَ عَيْنٌ رَأَتْ، وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلاَ خَطْرَ عَلٰى قَلْبِ بَشَرٍ، وَاقْرَءُوْا إِنْ شِئْتُمْ فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّا أُخْفِيَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (رواه البخارى ومسلم)

Artinya: Diriwayatkan dari sohabat Abi Hurairah RA beliau berkata: “Berkata Rasulullah SAW : Allah SWT berfirman : “Aku siapkan bagi hamba-hambaku yang sholih surga yang tidak pernah di lihat oleh mata dan tidak pernah di dengar oleh telinga dan tidak pernah terbesit dalam hati manusia, apabila kalian mau bacalah:

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّا أُخْفِيَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

   “Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu ( bermacam-macam ni’mat ) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan )”. ( QS. As-sajdah : 17 ).

(HR. Bukhori Muslim)

KEENAM

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولُ اللهِ T قَالَ: لَوْطَلَعَتْ اِمْرَأَةٌ مِنْ نِسَاءِ اَهلِ الْجَنَّةِ إِلىَ اْلأَرْضِ لَمَلأَتْ مَابَيْنَهُمَا رَيْحًا وَلأَضَاءَتْ مَابَيْنَهُمَا وَلَنَصِيْفُهَا عَلىٰ رَأْسِهَا خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا. (رواه البخارى ومسلم والنصيف الخمار)

Artinya : Diriwayatkan dari sohabat Anas RA bahwasannya Rasulullah SAW berkata : “Seandainya seorang bidadari (isteri penduduk surga) turun ke bumi, maka harumnya akan memenuhi tempat antara langit dan bumi dan sungguh selendangnya yang ada di kepalanya lebih baik dari pada dunia dan seisinya. (HR. Bukhori Muslim)

KETUJUH

عَنْ صُهَيْبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ T: إِذَا دَخَلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ يَقُوْلُ اللهُ عَزَّوَجَلَّ : تُرِيْدُوْنَ شَيْئًا أَزِيْدُكُمْ ؟ فَيَقُوْلُوْنَ : أَلَمْ تُبَيِّضْ وُجُوْهَنَا ؟ أَلَمْ تُدْخِلْنَا الْجَنَّةَ وَتُنْجِنَا مِنَ النَّارِ؟ قَالَ : فَيَكْشِفُ الْحِجَابَ. فَمَا أُعْطُوْا شَيْئًا أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِنَ النَّظَرِ إِلىٰ رَبِّهِمْ ثُمَّ قَالَ هٰذِهِ الآيَةَ لِلَّذِيْنَ أَحْسَنُواْ ٱلحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ

( رواه مسلم)

Artinya : Diriwayatkan dari sahabat Shuhaib RA. Beliau berkata : “Bersabda Rasulullah SAW: “Ketika penduduk surga sudah masuk semua di dalamnya maka Allah SWT berfirman : Maukah kalian Aku tambah sesuatu? Penduduk surga menjawab: Bukankah wajah kami sudah dibuat berkilau? Bukankah kami sudah engkau masukan ke surga dan diselamatkan dari neraka? Rasulullah bersabda: kemudian Allah membuka hijab : maka mereka merasa tidak pernah diberi sesuatu yang lebih mereka cintai dari pada melihat Tuhannya, lalu Allah membaca ayat ini:

لِلَّذِيْنَ أَحْسَنُواْ ٱلحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ

“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya”. (QS. Yunus : 26)

(HR. Muslim)

Leave your comment here: