KELUARGA : RUMAH IDAMAN DAN DO’A MEMBANGUN RUMAH,MASUK RUMAH, KELUAR RUMAH.

KELUARGA : RUMAH IDAMAN DAN DO’A MEMBANGUN RUMAH,MASUK RUMAH, KELUAR RUMAH.

Terkadang kebanyakan orang memiliki pemikiran bahwa rumah yang besar nan mewah, harta yang melimpah merupakan faktor pendorong adanya kebahagiaan dalam menjalin sebuah hubungan rumah tangga. Benarkah ini yang dinamakan rumah yang berkah?

Sebenarnya tidak, karena terbukti banyak keluarga yang tinggal dalam sebuah singgasana yang megah, kebutuhan ekonomi yang melimpah, tapi perselisihan dan percekcokan masih kerap terjadi, dan sebaliknya ada sebuah keluarga yang hidup di dalam rumah yang terkesan sederhana, ekonomi yang hanya dibilang berkecukupan, tapi keluarganya harmonis nan damai, tanpa adanya pertengkaran yang dapat merusak hubungan rumah tangga mereka.

Dari sini dapat kita jadikan sebuah acuan bahwa rumah tangga yang harmonis bukan bersumber dari rumah mewah, harta yang melimpah dan lain sebagainya, melainkan bersumber dari hati yang tenteram sebab terdapat cahaya keimanan yang terpancar dari rumah yang ditempatinya.

Lantas bagaimana cara menciptakan rumah yang penuh keberkahan, sehingga tercipta rumah tangga yang harmonis? Berikut kami rangkum dalam artikel di bawah ini.

Pertama, dijadikan sebagai tempat untuk salat sunah. Islam memang mengajarkan agar selalu salat berjamaah di masjid, karena dengan berjamaah di masjid langkah kaki kita terhitung sebagai ibadah, dan kita mendapatkan limpahan pahala sampai dua puluh tujuh derajat, tapi tidak dengan salat sunah.

Jika kita hendak melakukan salat sunah lebih baik jangan di masjid melainkan di rumah sendiri, kecuali salat yang disunahkan untuk berjamaah, seperti Tarawih dan lain sebagainya. Salat sunah di rumah itu dapat menjadikan rumah bercahaya, sehingga penghuninya diberikan ketenangan dan hati yang damai. Hal tersebut berkenaan dengan sabda Nabi saw:

عليكم بالصلاة في بيوتكم فان خير صلاة المرء في بيته الا الصلاة المكتوبة

“Hendaklah kalian mengerjakan salat di rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya sebaik-baik salat seseorang adalah di rumahnya, kecuali salat maktubah” (H.R. Muslim).

Kedua, sering dibacakan Alquran. Membaca Alquran merupakan ibadah yang berpotensi mendapatkan pahala meski tanpa disertai niat. Hadis-hadis yang menganjurkan untuk membaca Alquran sangat banyak sekali. Adapun tempat yang paling baik untuk membaca Alquran ialah di dalam masjid dengan alasan terjamin kesuciannya. Selain di masjid, membaca Alquran juga sangat dianjurkan di dalam rumah, sebagaimana atsar yang di ceritakan oleh Abu Hurairah:

البيت الذي تلي فيه كتاب الله اتسع بأهله وكثر خيره وحضرته الملائكة وخرجت منه الشياطين, والبيت الذي لا يتل فيه كتاب الله ضاق بأهله وقل خيره وتنكبت عنه الملائكة وحضره الشياطين.

“Rumah yang di dalamnya dibacakan kitab Allah (Alquran) akan memberikan kelapangan pada penghuninya, banyak keberkahannya, para malaikat berdatangan, dan setan-setan keluar, dan rumah yang di dalamnya tidak dibacakan Alquran memberikan kesempitan terhadap penghuninya, sedikit kebaikannya, keluarnya para malaikat, dan setan-setan berdatangan” (H.R. Ibnu Abi Syaibah )

Hadis di atas memberikan gambaran pentingnya membaca Alquran di dalam rumah, karena selain mendatangkan sebuah keberkahan dengan didatangi para malaikat, juga dapat mengusir setan-setan yang merupakan sumber dari segala kejelekan.

Ketiga, selalu dalam keadaan suci. Islam adalah agama yang mengajarkan terhadap penganutnya agar selalu bersih dan suci. Suci yang dimaksud ialah suci rumahnya secara lahirnya, dan suci orangnya sebagai penghuni rumah tersebut, yakni ketika orang tersebut memiliki hadas besar langsung bergegas untuk mandi junub, karena malaikat enggan masuk ke dalam rumah yang terdapat orang yang masih junub.

BACA JUGA : RAHASIA DAN KEUTAMAAN WAKTU MALAM

Doa’ di saat membangun rumah

Keberadaan bangunan rumah mempunyai fungsi yang sangat penting bagi setiap orang. Selain sebagai tempat berteduh dan berkumpul bersama keluarga, rumah juga berfungsi sebagai tempat ibadah kepada Allah. Oleh karena itu doa saat membangun rumah sangat penting artinya.

Saat membangun rumah selayaknya kita banyak memohon kepada Allah agar dijadikan tempat berteduh yang tenang, membawa kedamaian dan keberkahan. Salah satu doa saat membangun rumah adalah doa yang terdapat dalam surah Almu’minun ayat 29 berikut.

رَّبِّ أَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ

Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta khoirul munzalin

“Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang berkah, dan Engkau adalah sebaik‐baik pemberi tempat.”

 

Lakukan Dua Hal Ini Ketika Akan Menempati Rumah Baru

Ketika menempati rumah baru, seseorang dianjurkan untuk melakukan dua hal ini sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah saw.

Pertama, berdoa. Barangsiapa yang menempati rumah baru, maka disunahkan baginya ketika memasuki rumah itu untuk mengucapkan doa berikut ini.

أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق

A’udzu bikalimatillahi al-taammaati min syarri laa khalaqa

Artinya: Aku berlindung dengan nama-nama Allah yang sempurna dari kejahatan sesuatu yang Dia ciptakan.

Anjuran berdoa ini berasal dari sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut.

عن خولة بنت حكيم رضي الله عنهما قالت: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: من نزل منزلاً ثم قال: أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق، لم يضره شيء حتى يرتحل من منزله ذلك.

Dari Khaulah Binti Hakim ra. Berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Barang siapa yang menempati rumah kemudian dia berkata a’udzu bikalimatillahi al-taammaati min syarri maa khalaqa, maka tidak ada sesuatu pun yang mencelakainya sehingga dia pergi dari rumahnya itu’”.

Doa ini juga berlaku untuk orang yang menginap saat bepergian, atau menempati rumah untuk bermukim lama di suatu tempat baik itu rumah milik sendiri atau sewa.

Selain doa di atas disunnahkan juga berdoa dengan doa berikut.

اللهم إني أسألك خير المولج وخير المخرج، باسم الله ولجنا، وباسم الله خرجنا، وعلى الله ربنا توكلنا

Allahumma innii asaluka khara al-maulaja wa khaira al-makhraja, bismillahi walajna bismillahi kharajna, wa ‘ala allahi rabbina tawakkalnaa

Artinya: Ya Allah aku memohon kepadamu sebaik-baiknya tempat masuk dan sebaik-baiknya tempat keluar, dengan nama Allah kami masuk dan dengan nama Allah kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami berserah diri.

Doa di atas tidak khusus untuk saat menempati rumah baru dan memasukinya untuk pertama kali, akan tetapi hendaknya diucapkan setiap kali masuk rumah dan keluar.

Kedua. Ketika menempati rumah atau tempat tinggal baru disunahkan pula untuk membaca surah al-Baqarah untuk mengusir dan menjaga rumah tersebut dari keburukan dan setan yang terkutuk. Hal tersebut dilakukan karena Nabi mengatakan bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan ayat Alquran seperti kuburan. Anjuran tersebut berdasarkan hadis berikut.

لا تجعلوا بيوتكم قبوراً، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة

Artinya: Janganlah membuat rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surah al-Baqarah. (H.R. Muslim)

Anjuran membaca surah al-Baqarah ini sunnah dibaca baik ketika menempati rumah milik sendiri atau rumah sewaan.

Do’a di saat keluar rumah

Ketika keluar dari rumah dan hendak pergi ke suatu tempat, Rasulullah mengajarkan kita untuk membaca doa keluar rumah agar selama pergi kita terhindar dari bahaya dan kejelekan. Berikut doa tersebut;

باسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ على اللَّهِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ باللَّهِ

Bismillahi tawakkaltu ‘alallaahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billah(i)

Artinya: Dengan menyebut nama Allah. Aku bertawakkal kepada Allah, dan  tiada daya serta kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.

(Diriwayatlan oleh Imam Abu Daud, Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah)

 

Do’a di saat masuk rumah

Saat hendak memasuki rumah, kita dianjurkan untuk melafalkan doa di bawah ini agar rumah kita selalu diberkahi

اللَّهُمَّ إِنِّي أسألُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَخَيْرَ المَخْرَجِ باسْمِ اللَّهِ وَلجْنا وباسْمِ اللَّهِ خَرَجْنا وَعَلى اللَّهِ رَبِّنا تَوَكَّلْنا

Allahumma inni as-aluka khairal maulaji wa khairal makhraji, bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa ‘alallaahi rabbinaa tawakkalnaa

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar. Dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar, dan kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.

(Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud)

BACA JUGA :

MENIUP DAN MENGIPASI MAKANAN YANG AKAN DI MAKAN

Wallahu a’lam bish sawab.

Leave your comment here: