CARA MEMBACA HURUF AWAL SURAT DAN TIDAK BERHENTI DI AKHIR AYAT

CARA MEMBACA HURUF AWAL SURAT DAN TIDAK BERHENTI DI AKHIR AYAT

HURUF MUQATTHA’AH

Huruf  Muqottho’ah itu adalah huruf huruf yang ada di awal surah dalam Al Qur’aan,,, seperti Yaa Siiiiin, Too Haa, Kaaaaaf Haa Yaa ‘Aiiiiin Shooood, Alif Laaaaam Miiiiiiim….

Kalo huruf2 fawatihissuwar niku nopo ?

Kalau fawaatihus suwaar belum berarti itu huruf muqottho’ah, akan tetapi kalau huruf muqottho’ah sudah pasti itu fawaatihus suwar.

Yang namanya fawaatihus suwaar adalah pembuka surat2 dalam Al-Qur’an yang adakalanya berbentuk huruf Qosam, As-sanaa (pujian) dan lainnya, dan salah satunya adalah dengan huruf Muqottho’ah…

Pada umunya para ‘Ulamaa’ menyebutkan ada sepuluh bentuk Fawatih Al-Suwar sebagaimana yang disebutkan oleh Al Zurwasi dalam kitab Al Burhan fi ‘Ulum Al-Qur’an hl. 213,

  1. Pembukaan surat dengan Lafadz pujian اَلسَّنَاءُ

Pembukaan surat dengan lafadz pujian kepada Allah SWT terdapat empat belas surat, dan lafadz pujian ini terbagi kepada dua bentuk yaitu:

  1. اِلثْبَاتٌ , yaitu sanjungan kepada Allah SWT dengan kataا لحمد dan ini terdapat dalam 5 surat ya’ni : الفاتحة, الآنعام, السباء, فاطر, الكهف dan termasuk juga dalam kategori اِثبات ya’ni yang dimulai dengan kata تبارك yang terdapat dalam surat : الفرقان danالملك
  2. تَنْزِيةٌ , yaitu penggunaan sebagai awal surat yang menunjukkan bersihnya Allah SWT dari sifat-sifat tercela, contohnya dalam surat yang menggunakan kata-kata tasbih,dan yang menggunakan tasbih ini ada 7 surat ya’ni : بني إسرائيل, الحديد, الصف, الحشر, الجمعة, التغابن, dan الآعلي
  3. Pembukaan surat dengan lafadz Seruan النِّدَاء yang bersifat macam macam seruan nya,dan ini ter bagi kepada 3 bentuk:
  4. Kepada orang beriman dengan menggunakan kata ياأيها الذين أمنوا dan ini terdapat dalam 3 surat ya’ni : المائدة, الممتحنة, dan الحجرات
  5. Kepada Kanjeng Nabi dengan menggunakan kata ياأيها النبي yang terdapat dalam 3 surat ya’ni الآحزاب, التحريم, dan الطلاق dan ini juga berlaku pada seruan kepada Kanjeng Nabi yang ber sifat spesifik yang menggunakan kata ياأيهاالمدثر pada surat المدثر dan kata ياأيهاالمزمل pada surat المزمل , jadi seluruhnya ada 5 surat dalam kategori ini.
  6. Kepada manusia secara umum dengan kata ياأيهاالناس yang terdapat dalam 2 surat ya’ni : النساء dan الحج
  7. Pembukaan Surat dengan jumlah Khabariyyah.

Hal seperti ini terbagi dalam dua bentuk yaitu:

  1. Jumlah Ismiyah yang terdapat dalam 11 surat ya’ni : التوبة, الزمر, النور, الفتح, محمد, الرحمن, نوح, القارعة, الحاقة, القدر, dan الكوثر
  2. Jumlah Fi’liyah yang terdapat dalam 12 surat ya’ni : الأنفال, الآنبياء,القمر, المعارج, البلد, النهل, المؤمنون, المجادلة, القيامة, عبس, البينة, dan التكاثر
  3. Pembukaan Surat dengan Huruf Qosam ( sumpah ). Terbagi dalam 3 bentuk yaitu:
  4. Sumpah Allah dengan benda-benda langit yang terdapat dalam 8 surat yitu : الصافات, النجم, المرسلات, النازعات, البروج, الطريق, الفجر, dan الشمس
  5. Sumpah Allah dengan benda-benda bumi yang terdapat dalam 4 surat yaitu : الذاريات, التين, الطور, dan العاديات
  6. Sumpah Allah dengan waktu yang terdapat dalam 3 surat yaitu الليل, الضحي, dan العصر

  1. Pembukaan surat dengan huruf syarat. Fawatih al-Suwar yang dimulai dengan huruf syarat إذا terdapat dalam 7 surat yaitu : الواقعة, المنافقون, التكوير, الإنفطار, الإنشقاق, الزلزلة, dan النصر
  2. Pembukaan surat dengan huruf Amar (perintah). Surat yang dimulai dengan Amar ( perintah ) yang terdapat dalam 6 surat yaitu :الجن, العلق, الكافرون, الإخلاص, الفلق, dan الناس
  3. Pembukaan surat dengan bentuk Istifham( kalimat pertanyaan).

Surat-surat yang di awali ( di buka ) dengan kalimat Lafadz Istifham yang berbagai bentuk yang terdapat dalam 6 surat yaitu : النباء, الماعون, الفيل, الدهر, الغاشية, dan الإنشرح

  1. Pembukaan surat dengan lafadz doa. Terdapat dalam 3 surat yaitu : المطففين, الهمزة, dan اللهب
  2. Pembukaan surat dengan Ta’lil ( Alasan ) dan hanya terdapat pada surat Al-Quroisy القريش
  3. Pembukaan surat dengan huruf Muqottho’ah (potongan) atau huruf hija’iyah yang terdapat dalam 29 surat yaitu :
  4. Yang terdiri hanya dengan satu huruf, dan ini terdapat dalam 3 surat ya’ni surat ص, ق, dan القلم
  5. Yang terdiri hanya dengan 2 huruf, dan ini terdapat dalam 10 surat yaitu : طه, النمل, يس, المؤمن/غافر, فصلت, الشوري, الزخرف, الدخان, الجاثية, dan الأحقاف
  6. Yang terdiri hanya dengan 3 huruf, dan ini terdapat dalam 12 surat, yaitu : البقرة, أل عمران, العنكبوت, الروم, اللقمان, السجدة, هود, يوسف, إبراهيم, الحجر, الشعراء, dan القصص
  7. yang terdiri dari dengan 4 huruf, dan ini terdapat dalam 2 surat yaitu : الأعراف, dan الرعد
  8. Yang terdiri dengan 5 huruf dan ini hanya terdapat dalam surat Maryam ( مريم ) yaitu كهيعص

Kalau cuma fawaatihus suwar saja masih umum,, tapi kalau sudah di gandeng dengan kata “huruf” menjadi “huruf fawaatihus suwaar” maka yang di maksud itu adalah huruf muqottho’ah. Sebutan lain nya untuk huruf muqottho’ah adalah huruf takhrij..

Dari keseluruhan Fawatih al-Suwar dalam huruf Muqotho’ah mempergunakan 14 huruf hijaiyah yaitu: ا – ح – ر – س – ص- ط – ع – ق- ك – م – ن- ه – ي

Untuk satu huruf biasanya dimulai dengan huruf, ص , ق ,dan ن , untuk 2 huruf terdiri dari huruf طه , طس , يس dan حم . Untuk 4 huruf terdiri dari ,المر ,المص. Untuk 5 huruf terdiri dari كهيعص

Dari seluruh bentuk Fawatih al-Suwar yang ada,secara umum dapat dibagi pada 2 bentuk, yaitu fawatih al-Suwar dalam bentuk jumlah dan berbentuk huruf hijaiyah ( Muqotho’ah ). Untuk bentuk pertama kalangan ulama tidak berbeda pendapat mengenai pentakwilannya, sedangkan dalam bentuk huruf Muqotho’ah ulama berbeda pendapat dan ini termasuk ayat yang mutasyaabihaat, maknanya di kembalikan lagi kepada Allah Subhanahu Wata’aalaa..

Huruf FAWATIH AL-SUWAR (huruf-huruf yang terdapat pada permulaan surat) jumlah keseluruhannya ada 14 yang terkumpul dalam kalimat “ صِلْهُ سُحَيْرًا مَنْ قَطَعْكَ “, dari 14 huruf ini terbagi menjadi beberapa bagian :

  1. Huruf-huruf yang bila dipecah/diurai contoh huruf م bila diuarai menjadi ميم, menjadi tiga huruf dan yang tengah berupa huruf mad (Ya’ sukun jatuh setelah harakat fathah berarti mad),Hurufnya ada 8 terkumpul dalam “كَمْ عَسَلْ نَقَصْ (KAAF, MIIM, ‘AIIN, SIIN, LAAM, NUUN, QOOF dan SHOOD “
  2. Huruf-huruf yang bila dipecah hanya terdiri dua huruf yang terakhir huruf mad, terkumpul pada “حَيٍّ طَهِرٍ (CHAA, YAA, THOO, HAA dan ROO)
  3. Huruf yang tidak ada huruf mad nya sama sekali yaitu huruf alif

CARA BACA HURUF-HURUF DIPERMULAAN SURAT

  1. Dibaca panjang 2,5 alif hingga 3 alif sebagaimana panjang mad lazim yaitu huruf-huruf yang ada pada no 1 selain huruf ‘AIIN
  2. Huruf ‘AIIN terdapat dua pendapat bila dibaca ‘IIN maka panjangnya seperti no 1.
  3. Dibaca dengan panjang sepert mad THOBI’I (satu alif) yaitu huruf-huruf yang terkumpul pada no. 2.
  4. Huruf ALIF tidak dibaca panjang karena bila dipecah tidak terdapati huruf mad didalamnya.

وهذه الأحرف الأربعة عشر تنقسم إلى أربعة أقسام:الأول: ما يمد مدًّا لازماً وهو حروف “كم عسل نقص” باستثناء العين منها لما فيها من الخلاف المتقدم.الثاني: ما يمد مدًّا لازماً في أحد القولين وهو حرف العين الواقع في فاتحة سورتي مريم والشورى وقد تقدم الكلام عليها.الثالث: ما يمد مدًّا طبيعيًّا لعدم وجود ساكن بعد حرف المد وهو حروف “حي طهر” وهو المد الطبيعي الحرفي الذي تقدم ذكره قريباً.الرابع: ما لا يمد أصلاً وهو الألف من نحو {ال?م?} لعدم وجود حرف مد في هجائه وإن كان ثالثه ساكناً سكوناً أصليًّا إذ لا تأثير لهذا السكون ما دام لم يسبقه حرف المد وقد تقدم قريباً التمثيل لهذه الأقسام الأربعة بما فيه الكفاية.

Hidaayah al-Qarii’

51 … أَوْ فِي ثُلاَثِيِّ الحُرُوفِ وُجِدَا … وَالمَدُّ وَسْطُهُ فَحَرْفِيٌّ بَدَا

52 … كِلاَهُمَا مُثَقَّلٌ إِنْ أُدْغِمَا … مَخَفَّفٌ كُلٌّ إِذَا لَمْ يُدْغَمَا

53 … وَاللاَّزِمُ الْحَرْفِيُّ أَوَّلَ السُّوَرْ … وُجُودُهُ وَفِي ثَمَانٍ انْحَصَرْ

54 … يَجْمَعُهَا حُرُوفُ كَمْ عَسَلْ نَقَصْ … وَعَيْنُ ذُو وَجْهَيْنِ والطُّولُ أَخَصْ

55 … وَمَا سِوَى الحَرْفِ الثُّلاَثِي لاَ أَلِفْ … فَمَدُّهُ مَدًّا طَبِيعِيًّا أُلِفْ

56 … وَذَاكَ أَيْضًا فِي فَوَاتِحِ السُّوَرْ … فِي لَفْظِ حَيٍّ طَاهِرٍ قَدِ انْحَصَرْ

57 … وَيَجْمَعُ الْفَوَاتِحَ الأَرْبَعْ عَشَرْ … صِلْهُ سُحَيْرًا مَنْ قَطَعْكَ ذَا اشْتَهَرْ

Tuhfah al-Athfaal hal- 4

Masih ada khilaf dalam masalah ini, namun ada dua yang terbaik dari sekian banyak pendapat, dan boleh dipakai :

  1. Mayoritas Ulama qufah dan basyroh selain kasa’i memperjelas huruf satu persatunya, karena huruf huruf itu adalah hija’iyah, dan huruf hija’yah mabniyyun ala waqfi walaupun bersambung, dan ini yang paling sahih dan masyhur
  2. Imam kisa’i memilih meng-idghomkan huruf huruf tersebut dengan samar, karena itishol

Jadi kalau hamzah dibaca jelas berarti ikut qoul masyhur, kalau disamarkan berarti ikut kisa’i. Tinggal dipilih keduanya mu’tabar.

تفسير الطبري29/15

واختلفت القرّاء في قراءة: ن، فأظهر النون فيها وفي يس عامة قرّاء الكوفة خلا الكسائيّ، وعامة قرّاء البصرة، لأنها حرف هجاء، والهجاء مبني على الوقوف عليه وإن اتصل، وكان الكسائي يُدغم النون الآخرة منهما ويخفيها بناء على الاتصال.والصواب من القول في ذلك عندنا أنهما قراءتان فصيحتان بأيتهما قرأ القارىء أصاب، غير أن إظهار النون أفصح وأشهر، فهو أعجب إليّ

تفسير القرطبي1/73

وقال ابن عباس في {كۤهيعۤصۤ} : إن الكاف من كافٍ، والهاء من هادٍ، والياء من حكيم، والعين من عليم، والصاد من صادق؛ ذكره ابن عزيز القشيري عن ابن عباس؛ معناه كافٍ لخلقه، هادٍ لعباده، يده فوق أيديهم، عالم بهم، صادق في وعده؛ ذكره الثعلبي عن الكلبي والسدي ومجاهد والضحاك. وقال الكلبي أيضاً: الكاف من كريم وكبير وكافٍ، والهاء من هادٍ، والياء من رحيم، والعين من عليم وعظيم، والصاد من صادق؛ والمعنى واحد. وعن ابن عباس أيضاً: هو اسم من أسماء الله تعالى؛ وعن عليّ رضي الله عنه هو اسم الله عز وجل وكان يقول: يا كهيعص اغفر لي؛ ذكره الغزنوي. السدي: هو اسم الله الأعظم الذي إذا سئل به أعطى، وإذا دعي به أجاب. قتادة: هو اسم من أسماء القرآن؛ ذكره عبد الرزاق عن مَعْمَر عنه. وقيل: هو اسم للسورة؛ وهو اختيار القشيري في أوائل الحروف؛ وعلى هذا قيل: تمام الكلام عند قوله: «كهيعص» كأنه إعلام باسم السورة، كما تقول: كتاب كذا أو باب كذا ثم تشرع في المقصود

كتاب: المحرر الوجيز29

الحجة في القراءات السبع

سورة مريم ومن سورة مريم قوله تعالى كهيعص يقرأبفتح جميع حروفه وبإمالتها وبين الإمالة والفتح وبإمالة الياء وفتح الهاء وبكسر الهاء وفتح الياء فالحجة لمن فتحهن أنه أتى بالكلام على أصله ووفاه حق ما وجب له لأن الحروف إذا قطعت كانت أولى بالفتح

قال أبو عمرو الداني: معنى الضم في الهاء والياء إشباع التفخيم وليس الضم الخالص الذي يوجب القلب، وقرأ أبو عمرو بكسر الهاء وفتح الياء، وقرأ عاصم بكسرها، وقرأت فرقة بإظهار النون من عين وهي قراءة حفص عن عاصم وهو القياس إذ هي حروف منفصلة، وقرأ الجميع غيره بإخفاء النون جعلوها في حكم الاتصال، وقرأ الأكثر بإظهار الدال من صاد، وقرأ أبو عمرو بإدغامه في الذال من قوله: {ذكر}،

HUKUM TIDAK WAQOF DI AKHIR AYAT

Karena tergesa gesanya imam dalam membeca surat al fatihah, kemudian huruf akhirnya di waqof kan tapi di wasolkan atau tidak berhenti. Apakah itu di namakan lahn yang merubah makna, lalu apakah sholatnya sah?

Bukan termasuk lahn. Akan tetapi makruh bila meneruskan atau meninggalkan waqof pada permulaan ayat. Dan sholatnya tetap sah.

لايوجد في القرآن الوقف الواجب يأثم القارئ بتركه ولاوقف حرام يأثم القارئ بفعله وانما يوجد الوجوب والتحريم الى قصد القارئ فقط_ وكل ماثبت شرعا هو سنية الوقف على رؤس الآي وكراهة ترك الوقف عليها وجواز الوقف على ماعداها اذا لم يهم خلاف المراد من المعنى

Tidak ditemukan didalam alqur’an waqof wajib yang mana qori’ berdosa bila meninggalkanya, juga tidak ditemukan waqof harom yang mana qori’ berdosa bila melakukannya, tetapi yang ada waqof wajib dan haram dalam tujuan qori’ saja. Semua yang telah ditetapkan oleh syariat, adalah sunnah waqof pada permulaan ayat. Dan makruh meninggalkan waqof dipermulaanya. Dan bolehnya waqof selain itu selama tidak dikawatirkan terbaliknnya maksud dari makna alquran.

Keterangan Fathul Mu’in :

ولو خَفَّفَ إياكَ، عامِداً عالِماً مَعْنَاهُ، كَفَرَ لأَنَّهُ ضَوْءُ الشَّمْسِ، وإلا سَجَدَ لِلسَّهْوِ. ولو شَدَّدَ مُخَفَّفاً صَحَّ، وَيَحْرُمُ تَعْمُّدُهُ كَوَقْفَةٍ لَطِيفَةٍ بين السِّينِ والتَّاءِ من نَسْتَعِين. (و) مَعَ رِعايَةِ (مُوالاةٍ) فيها بأن يأتي بِكلِماتِها على الوَلاءِ بأن لا يَفْصُلَ بينَ شيءٍ منها وما بَعْدَهُ بأكثَر من سَكْتَةِ التَّنَفُّسِ أوِ العَيّ، (فَيُعِيدُ) قِراءَةُ الفاتِحَةِ، (بِتَخَلُّلِ ذِكْرٍ أَجْنَبِيّ) لا يَتَعَلَّقُ بالصَّلاةِ فيها، وإن قَلَّ، كَبَعْضِ آيَةٍ من غَيْرِها، وكَحَمْدِ عاطِسٍ ـ وإن سُنَّ فيها كخارِجِها ـ لإِشعارِهِ بالإِعراضِ.

Leave your comment here: