NAJIS YANG TERDAPAT DI KAKI LALAT

NAJIS PADA KAKI LALAT

PERTANYAAN :

 LALAT

Bagaimana hukumnya najis yg di bawa kaki lalat.,?

JAWABAN :

  • ·Tergolong najis yang di Ma’fu (diampuni)

Alasannya setiap najis yang tidak bisa dilihat dengan mata mu’tadil di ma’fu di air dan dipakaian…

قال شيخنا كالسيوطي تبعا لبعض المتأخرين إنه يعفى عن يسير عرفا …وما على رجل ذباب وإن رؤي
( قوله وعما على رجل ذباب ) أي ويعفى عن النجس الذي على رجل الذباب في الماء وغيره
فهو معطوف على قوله عن يسير عرفا
( وقوله وإن رؤي ) أي يعفى عنه مطلقا سواء رؤي أم لم ير
فإن قيل كيف يتصور العلم به وهو لم ير أجيب بأنه يمكن تصويره بما إذا عفى الذباب على نجس رطب ثم وقع على شيء فإنه لا ينجس
ويمكن تصويره أيضا بما إذا رآه قوي البصر والمنفي رؤية البصر المعتدل

Berkata Guru Kami seperti Imam as-Suyuthy dengan mengikuti ulama-ulama muta’akhkhirin :

 “Sesungguhnya dima’fu (diampuni) sesuatu yang menurut ‘urf nas (penilaian orang banyak) dianggap sedikit
seperti sesuatu yang terdapat pada kaki lalat meskipun dapat terlihat.

(Keterangan sesuatu yang terdapat pada kaki lalat) artinya dan diampuni najis yang terdapat pada kaki lalat yang hinggap pada air atau lainnya
(Keterangan meskipun dapat terlihat) artinya hukum diampuni kenajisannya mutlak, baik najisnya terlihat atau tidak.
Bila dipertanyakan

“Bagaimana dapat di gambarkan mengetahui najisnya sementara di katakan najisnya tidak terlihat ?”
Maka jawaban “Penggambarannya :
(1) Semisal lalat yang hinggap pada benda najis yang kemudian dia berada pada suatu benda maka benda tersebut tidak menjadi najis.
(2) Najis yang terdapat pada kaki lalat tersebut dapat di lihat oleh orang yang memiliki penglihatan yang amat tajam tapi tidak dapat di lihat oleh mata orang pada umumnya”.

Referensi :

I’anatut Tholibin juz I hal. 88