PERNIAGAAN MODERN DAN ZAKATNYA

Pertanyaan:

 LETOH

Apakah wajib zakat usaha perniagaan mutakhir (modern) yang bergerak di bidang jasa, seperti perhotelan, angkutan dan sesamanya?

Jawaban:

Perniagaan jasa seperti perhotelan pengangkutan dan sesamanya, adalah termasuk ijaroh yang mengandung arti tijaroh, maka wajib zakat.

Dasar Pengambilan Hukum:

  1. Kifayatu al-Akhyar, Juz I, Hlm. 178

وَلَوْ أَجَرَ الشَّخْصُ مَالَهُ أَوْنَفْسَهُ وَقَصَدَ بِاْلأُجْرَةِ إِذَا كَانَتْ عَرْضًا لِلتِّجَارَةِ تَصِيْرُ مَالَ تِجَارَةٍ، ِلأَنَّ اْلإِجَارَةَ مُعَاوَضَةٌ.

“Jika seseorang memperkerjakan dirinya atau hartanya dengan tujuan dapat ongkos ketika jadi harta untuk tijaroh (perdagangan) maka jadilah harta perdagangan, karena ongkos adalah mu’awadloh (kategori bisnis)”.

  1. Al-Mauhibah, Juz IV, Hlm. 31
  2. Al-Majmu’, Juz VI, Hlm. 49

وَمَنْ أَجَرَ نَفْسَهُ أَوْ شَخْصًا أَخَرَ بِعَرْضٍ مِنَ الْعُرُوْضِ بِقَصْدِ التِّجَارَةِ صَارَ ذَلِكَ الْعَرْضُ مَالَ تِجَارَةٍ فَتَجِبُ الزّكَاةُ.

“Siapapun yang mempekerjakan dirinya atau orang lain dengan ongkos atau ganti rugi harta dengan tujuan berdagang, maka jadilah harta perdagangan. Dan wajib mengeluarkan zakat”.