KEISTIMEWAAN DI BALIK TELINGA YANG BERSUARA NGING

anatomi_telinga_luar

      Kita semua sering mengalami kejadian di mana telinga tiba tiba berdenging, Dan dengan refleks kita biasanya meniupi tangan kita dengan membaca istighfar yang kemudian tangan itu kita tempelkan ke telinga yang berdenging baik yang kanan atau yang kiri, Hal seperti ini hampir di lakukan oleh setiap orang yang telinganya berdenging, entah karena tradisi atau ajaran dari orang tua atau bahkan hanya mencontoh teman ketika dalam pergaulan.

 

Sebenarnya, Apakah ada tuntunan di dalam syari’at tentang kejadian seperti ini….?

 

Al Imam Ali Al Azizi di dalam kitabnya Sirojul Munir Jilid 1 Hal. 158 menjelaskan :

 

قَالَ صل الله عليه وسلم : إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ قَلْيَذْ كُرْنِيْ وَ الْيُصَلّ عَلَيَّ وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللهُ ذَكَرَنِيْ بِخَيْرٍ . قَالَ اَلْمُنَوِيُّ : فَاءِنْ طَنَّ  الْأُذُنُ إِنَّمَا  تَطُنُّ لَمَّ وَرَدَ عَلَى الرُّوْحِ مِنَ الْخَبَرِ الْخَيْرِ وَهُوَ أَنَّ الْمُصْطَفَى صلى الله عليه وسلم

قَدْ ذَكَرَ ذَلِكَ الْإِنْسَانُ بِخَيْرٍ فِى الْمَلَاءِ الْأَعْلَى فِىْ عَالَمِ الْأَرْوَاحِ

Maksudnya :

Rosululloh Saw. Bersabda: Jika telinga salah seorang berdenging, Maka hendaknya ia mengingat Aku (Rosululloh Saw). Dan membaca sholawat kepadaku serta mengucapkan : DZAKAROLLOHU MAN DZAKARONII BI KHOIRIN,(Alloh Swt akan mengingat yang mengingatkan dengan kebaikan).

Imam Al Munawi berkata :Sesungguhnya telinga itu berdenging hanya ketika datang berita baik ke ruh, Bahwa Rosululloh Saw Telah menyebutkan orang yang telinganya berdenging tersebut dengan kebaikan di AL MALA’UL A’LA (MAJLIS TERTINGGI) di alam ruh.

Sudah sangat jelas, Apa yang di syari’atkan oleh Rosululloh Saw dalam keterangan kitab Sirojul  munir karya Imam ali  al azizi. Sehingga sekarang apabila kita mengalami suara nging di telinga sudah tahu apa yang harus dilakukan. Yaitu Dengan mengingat Rosululloh saw. Bersholawat Untuk Rosululloh Saw. Dan mengucapkan : DZKAROLLOHU MAN DZAKARONY BI KHOIRIN

INSYAALLOH….