RABU ADALAH GERHANA BULAN TOTAL MAKA PERBANYAKLAH IBADAH

   ENU.jpg              Lajanah Falakiyah Pengurus Besar Nahdalatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan bahwa Rabu (8/10) akan terjadi gerhana bulan total. Berdasarkan penghitungan, permulaan gerhana penumbra berlangsung pukul 15:15:33 WIB. Saat gerhana penumbra, bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Sementara puncak tertutupnya penampang bulan oleh bayangan bumi diprediksi terjadi pada pukul 17:25:10 WIB, setelah mengalami gerhana bulan sebagian yang berawal pada pukul 16:14:48.

Setelah puncak gerhana bulan total itu, penampang bulan akan berangsur tampak, sehingga prosesi gerhana bulan akan berakhir pada pukul 20:33:43 dan cahaya purnama dapat disaksikan kembali.

Ketua Lajnah Falakiyah PBNU A Ghazalie Masroeri menyerukan kepada umat Islam di Tanah Air, khususnya warga NU, untuk dapat memanfaatkan detik-detik peristiwa tersebut sebagai momen memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

“Diharapkan kaum muslimin menyikapi fenomena alam ini dengan memperkuat keimanan, mendekatkan diri kepada Allah, berdzikir, shalat gerhana, shadaqah dan amal  shaleh lainya,” katanya dalam siaran pers, Selasa (7/10).

Di bulan oktober ini, Lajnah Falakiyah juga memprediksi gerhana matahari sebagian akan terjadi pada tangal 24 nanti. Hanya saja, demikian keterangan almanak terbitan PBNU, gerhana ini tak dapat disaksikan di Indonesia.