TRADISI BULAN ‘ASYURO

              tentang bidah

         Pada sepuluh hari pertama bulan muharrom, kaum muslimin di berbagai belahan dunia banyak melakukan puasa terutama pada tanggal 9 dan 10. Di tanah air, sebagian besar kaum muslimin mengadakan aneka ragam tradisi berkaitan dengan hari Asyuro(tanggal 10 bulan muharom).

Al Imam Al Hafidz ibnul Jauzi Al Hanbaly dalam kitab AL Majalis menjelaskan 15 macam kebaikan yang di anjurkan pada hari asyuro.:

1. Bersedekah pada faqir miskin

2. Mengusap kepala anak yatim

3. Memberi buka pada orang yang berpuasa

4. Menyiramkan air

5. Mengunjungi saudara seagama

6. Mandi

7. Menjenguk orang sakit

8. Memuliakan dan berbakti pada orang tua

9. Menahan amarah dan emosi

10. Memaafkan pada orang yang berbuat aniaya di hari asyuro

11. Memperbanyak ibadah sholat,doa dan istighfar

12. Memperbanyak dzikir kepada Alloh Swt.

13. Menyingkar sesuatu yang mengganggu di jalan

14. Berjabat tangan dengan orang yang di jumpainya

15. Memperbanyak membaca surat Al Ikhlas sampai 1000 kali

                    Dalam rangka menerapkan anjuran para ulama, umat islam indonesia merayakan upacara hari asyuro dengan tradisi membuat bubur syuro yang di sajikan kepada keluarga dan tetangga, berkaitan dengan membuat bubur syuro pada hari asyuro ini ada hadits shohih yang mendasarinya :

عَنْ أَبِى سَعِيْدٍ الْخُدْريِّ رضي الله عنه قَالَ,قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِفِي يَوْمِ عَاشُرَاءَ وَسَّعض اللهُ عَلَيْهِ فِي سَنَتِهِ كُلِّهَا

Abu Sa’id Al Khudri berkata :”Rosululloh Saw. Bersabda :”Barang siapa yang menjadikan kaya keluarganya(dalam hal belanja dan makanan) pada hari asyuro. Maka Alloh akan menjadikan dia kaya selama satu tahun tersebut”.hadits shohih.(HR.Ath Thobarony dan Al Baihaqy).

                        Berkaitan dengan hadits tersebut, Imam Ahmad Al Ghumari menulis kitab khusus tentang keshohihanya yang berjudul “Hidayah Al Saghro Bi Tashhihi Hadits Al Tausiyah ‘Alal ‘Iyal Yauma Asyuro”. Bahkan Al Hafidz Ibnu Rojab Al Hanabali yang merupakan murid Syeikh Ibnul Qoyyim Al Jauziyah berkata dalam kitabnya Lathoiful Ma’arif hal.137-138 sebagai berikut :

وَقَال ابْنُ مَنءصُوْرٍ:قُلْتُ لِأَحْمَدَ:هَلْ سَمِعْتَ فِي الْحَدِيْثِ :مَنْ وَسَّعَ عَلَى أَهْلِهِ يَوْمَ عَاشُرَاءَ أَوْسَعَ اللهُ عَلَيْهِ سَائِرَ السَّنَةِ,فَقَالَ :نَعَمْ. رَوَاهُ سُفْيَانَ بنْ عُيَيْنَةَ عَنْ جَعْفَرِ الْأَحْمَرِ عَنْ إِبْرَاهِيْمِ بن مُحَمَّدٍ عَنِ الْمُنْتَشِرِوَكَانَ مِنْ أَفْضَلِ أَهْلِ زَمَانِهِ أَنَّهُ بَلَغَهُ :أَنَّهُ مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ يَوْمَ عَاشُرَاءَ أَوْسَعَ اللهُ عَلَيْهِ سَائرَ سَنَتِهِ فَقَالَ ابنُ عُيَيْنَةَ :جَرَّبْنَاهُ مُنْذُ خَمْسِيْنَ سَنَةً أَوْ سِتِّيْنَ سَنَةً فَمَا رَأَيْنَا إِلَّا خَيْرًا

“Ibnu Manshur berkata:”Aku berkata kepada imam Ahmad, Apakah anda mendengar hadits “Barang siapa yang menjadikan kaya keluarganya pada hari Asyuro, maka Alloh akan menjadikan ia kaya selama satu tahun tersebut?”.Imam Ahmad menjawab”Ya, Hadits tersebut di riwayatkan oleh Sufyan bin ‘Uyainah dari Ja’far al ahmar,dari Ibrohim bin Muhammad,dari Al Muntasyir yaitu orang terbaik pada masanya. Bahwa ia menerima hadits “ Barang siapa yang menjadikan kaya keluarganya pada hari Asyuro, maka Alloh akan menjadikan ia kaya selama satu tahun penuh”. Sufyan bin ‘Uyainah berkata :”Aku telah melakukanya selama 50-60 tahun,dan selalu terbukti baik”.